ASAL-USUL TATA SURYA

Rabu, 30 Maret 2011

Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang mengelilinginya. Dari obyek-obyek tersebut, ada delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet-planet katai/kerdil, 173 satelit-satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor,komet,asteroid) lainnya. Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.

รจ Berdasarkan jaraknya, kedelapan planet itu ialah:
1. Merkurius (57.900.000 km)
2. Venus (108.000.000 km)
3. Bumi (150.000.000 km)
4. Mars (228.000.000 km)
5. Jupiter (779.000.000 km)
6. Saturnus (1.430.000.000 km)
7. Uranus (2.880.000.000 km)
8. Neptunus (4.500.000.000 km)

Tata surya dipercaya terbentuk sejak 4,6 milyar tahun yang lalu. Dan tata surya merupakan hasil penggumpalan gas dan debu di angkasa yang membentuk matahari dan kemudian dikelilingi oleh planet-planet.
Tata surya terletak di tepi galaksi Bima Sakti dengan jarak sekitar 2,6 x 1017 km dari pusat galaksi, atau sekitar 25 000 hingga 28.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Tata surya mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km/detik dan dibutuhkan waktu 225-250 juta tahun untuk sekali mengelilingi pusat galaksi. Dengan umur tata surya yang sekitar 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita telah mengelilingi pusat galaksi sebanyak 20-25 kali dari semenjak terbentuk.
Tata surya telah di kekalkan oleh pengaruh gaya gravitasi matahari dan sistem yang setara dengan tata surya, mempunyai garis pusat setahun kecepatan Tata surya dikekalkan oleh pengaruh gaya gravitasi matahari dan sistem yang setara tata surya, yang mempunyai garis pusat setahun kecepatan cahaya, ditandai dengan adanya taburan komet yang disebut oort. Selain itu juga terdapat awan Oort berbentuk piring di bagian dalam tata surya yang dikenali sebagai awan Oort. Pada bagian luar dari Tata Surya terdapat gas-gas raksasa dengan satelit-satelitnya yang berukuran planet. Banyak komet berperioda pendek termasuk beberapa Centaur, juga berorbit di daerah ini. Badan-badan padat di daerah ini mengandung jumlah volatil (contoh: air, amonia, metan, yang sering disebut "es" dalam peristilahan ilmu keplanetan) yang lebih tinggi dibandingkan planet batuan di bagian dalam Tata Surya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Posting Komentar